Banjarmasin, 8 Mei 2026 — Banjarmasin, 8 Mei 2026 — Gubernur Kalimantan Selatan, H. Muhidin, resmi melantik Ketua dan Wakil Ketua Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Kalimantan Selatan periode 2026–2031 di Gedung Mahligai Pancasila, Banjarmasin, Kamis (8/5/2026). Pelantikan tersebut dilaksanakan bersamaan dengan agenda pelantikan pegawai di lingkungan Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan.
Dalam sambutannya, Gubernur H. Muhidin menekankan pentingnya pengelolaan zakat, infak, dan sedekah (ZIS) yang akuntabel, transparan, serta tepat sasaran. Menurutnya, kepercayaan masyarakat terhadap BAZNAS harus dijaga melalui tata kelola yang baik dan penyaluran yang benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat yang membutuhkan.

Beliau berharap dukungan dari seluruh instansi dan pihak terkait dapat memperkuat optimalisasi pengumpulan maupun pendistribusian ZIS di Kalimantan Selatan. Selain itu, Gubernur juga mendorong agar penyaluran zakat dapat menjangkau seluruh kabupaten/kota secara bertahap dan merata.
“Pengelolaan zakat harus amanah dan tepat sasaran agar manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat. Saya berharap BAZNAS Kalsel terus meningkatkan pelayanan dan memperluas jangkauan penyaluran,” ujar Beliau.

Menanggapi arahan tersebut, pimpinan BAZNAS Kalsel yang baru dilantik menyampaikan komitmennya untuk terus memperkuat tata kelola zakat melalui program-program yang terukur dan berdampak. Evaluasi terhadap pola pendistribusian, baik yang bersifat konsumtif maupun pemberdayaan ekonomi, akan menjadi bagian dari langkah penguatan ke depan.
BAZNAS Kalsel juga menegaskan komitmennya untuk terus memperluas manfaat zakat kepada masyarakat sesuai dengan delapan golongan asnaf, sekaligus meningkatkan sinergi bersama pemerintah daerah, UPZ, dunia usaha, dan masyarakat.
Pelantikan ini menjadi momentum baru bagi BAZNAS Kalsel dalam melanjutkan peran pengelolaan zakat yang profesional, amanah, dan berorientasi pada peningkatan kesejahteraan umat di Kalimantan Selatan.
Penulis: Zahratussalwa
Dokumentasi: Risky Arshaq
Editor: Muhammad Adi Ram

