BAZNAS Kalsel Bantu Tebus Ijazah Iqbal untuk Bantu Ekonomi Keluarga

Banjarmasin, 29 Oktober 2025 — Sebuah penantian panjang selama dua tahun akhirnya berakhir bagi Muhammad Iqbal untuk mendapatkan ijazah tingkat atasnya. Badan Amil Zakat Nasional Provinsi Kalimantan Selatan (BAZNAS Kalsel) membantu dalam penebusan ijazah kelulusannya di SMK Dharma Putra Banjarmasin.

Iqbal, yang merupakan anak dari Ibu Wahidah, seorang lansia, terpaksa menunda pencarian kerja karena ijazahnya tertahan akibat tunggakan biaya pendidikan. 

“Ini merupakan tindak lanjut dari permohonan Ibu Wahidah,” jelas Muh. Aulia Rahman, Kepala Seksi Pendistribusian Reguler BAZNAS Kalsel. “Hasil survei kami menunjukkan bahwa Ibu Wahidah adalah lansia dengan dua anak. Anak pertamanya sudah menjadi mustahik program Z-Auto BAZNAS Kalsel dan penghasilannya hanya cukup untuk keluarganya sendiri. Namun bagi Iqbal, anak keduanya, masih terkendala mencari pekerjaan karena ijazahnya belum bisa diambil.”

Tim BAZNAS Kalsel pun langsung mendatangi SMK Dharma Putra Banjarmasin, mendampingi Iqbal untuk menyelesaikan seluruh tunggakan. Aksi ini diterima dengan baik oleh pihak sekolah.

“Dengan adanya ijazahnya, harapannya Iqbal bisa segera bekerja dan membantu perekonomian keluarga. Itu harapan kami setelah ditebusnya ijazah ini,” tegas Muh. Aulia Rahman, menekankan bahwa bantuan ini adalah investasi bagi masa depan Iqbal.

Kebahagiaan yang dirasakan Iqbal tidak hanya karena ijazah sudah di tangan. “Terima kasih banyak karena sudah menebuskan ijazah saya di sekolah,” ucap Iqbal dengan penuh haru. Ia juga mendapatkan kesempatan emas. “Mulai saat ini saya akan berusaha untuk mencari pekerjaan. Bahkan tadi pihak sekolah memasukkan saya ke grup alumni, yang dulu sempat saya tinggalkan karena HP saya rusak. Di grup itu, pihak sekolah biasanya memberikan informasi mengenai lowongan kerja. Sekali lagi saya ucapkan terima kasih banyak untuk BAZNAS Kalsel.”

Tindakan BAZNAS Kalsel menebus ijazah ini menegaskan peran zakat sebagai instrumen vital dalam membuka akses ekonomi dan meningkatkan kualitas hidup mustahik, mengubah tunggakan menjadi peluang kerja yang cerah.(ars)

Leave a Reply