Hasil Survei Ubinan Program Lumbung Pangan BAZNAS Kalsel II Prediksi Capai 4,9 Ton Gabah Perhektar

Anjir Pasar, Barito Kuala, 15 Juli 2024 – Program Lumbung Pangan Padi di Kalimantan Selatan (Kalsel) menunjukkan hasil yang menggembirakan. Di Desa Anjir Pasar Kota II, Kecamatan Anjir Pasar, Kabupaten Barito Kuala, panen padi varietas lokal Karandukuh diprediksi mencapai 4,9 ton gabah kering panen (GKP) per hektar. Hal ini berdasarkan pengukuran ubinan yang dilakukan oleh pendamping, petani, dan penyuluh di Blok A (Handil Airmas).

Pengambilan ubinan merupakan salah satu cara untuk memprediksi jumlah produksi padi yang tersisa di lahan. Sampel diukur dengan ukuran 2,5 m x 2,5 m, kemudian diukur dan ditimbang untuk menentukan hasil panen per hektar.

“Hasil panen padi varietas Karandukuh Bapak Salmani (1,1 ha) diprediksi memperoleh hasil rata-rata 4,9 ton GKP dengan panjang malai 30 cm,” ujar Fazerina Indriani pendamping program Lumbung Pangan Padi.

Produktivitas ini tercapai dengan metode pertanian menggunakan pupuk padat dan cair organik. Penggunaan pupuk organik diharapkan dapat menjaga kesuburan tanah dan menghasilkan padi yang lebih berkualitas.

Program ini memberikan pendampingan kepada petani dalam budidaya padi, mulai dari pemilihan benih, pengolahan lahan, pemupukan, hingga panen. Total ada 100 hektar lahan pertanian.

“Insya Allah bulan depan (Agustus, red) akan dilakukan panen raya dengan BAZNAS RI, Pemrprov Kalsel, Pemkab Batola, lembaga terkait dan juga berharap kedatangan Wakil Presiden KH. Maruf Amin memulai puncak acara panen raya tersebut. ” ujar Saptian Hadi selaku Kabid Pendayagunaan BAZNAS Kalsel. (eho)

Leave a Reply