Semarakkan Syiar Zakat, BAZNAS Kalsel Gelar Festival Cahaya Ramadhan 2025 di Q Mall Banjarbaru

BANJARBARU – Ramadhan Festival 2025 yang diselenggarakan oleh BAZNAS Provinsi Kalimantan Selatan resmi dibuka di Q Mall Banjarbaru pada Sabtu (8/3), disambut dengan antusiasme tinggi dari masyarakat. Festival ini tidak hanya menjadi perayaan bulan suci Ramadhan, tetapi juga sebagai ajang edukasi tentang Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS) yang dikemas dalam nuansa seni dan spiritualitas, sehingga lebih menarik dan mudah dipahami oleh masyarakat. Dalam kesempatan tersebut, Gubernur Kalimantan Selatan yang diwakili oleh Pj. Sekretaris Daerah Kalsel, H. M. Syarifuddin, M.Pd., memberikan apresiasi atas langkah BAZNAS dalam menggelar festival ini, yang diharapkan dapat meningkatkan pemahaman dan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya zakat.

Festival Cahaya Ramadhan BAZNAS Kalsel, yang didukung oleh UPZ Bank Kalsel, Bank Syariah Indonesia, dan Grand Qin Banjarbaru dilaksanakan selama tiga hari menyuguhkan beragam kegiatan menarik, termasuk talkshow edukatif, perlombaan islami, serta seni budaya khas Banua. 

Talkshow pertama bertema “Peran Pemerintah dalam Penguatan Zakat” dan “Zakat dan Pajak dalam Regulasi Fiskal” memberikan wawasan lebih dalam mengenai kebijakan zakat. Talkshow kedua tentang Peran BAZNAS dalam menanggulangi kemiskinan, Zakat Maal, Zakat Perusahaan dan Perbedaan Panitai Zakat dengan Amil Zakat. Kemudian perlombaan seperti Pildacil, Adzan, Sambung Ayat, Syair Al-Banjari, dan Tutur Madihin turut memeriahkan acara, sekaligus melestarikan budaya lokal dengan sentuhan religius.

 

Hari kedua akan diisi dengan ceramah dari Habib Musthofa Al Haddar, yang memberikan motivasi spiritual tentang pentingnya zakat sebagai ibadah yang berdampak sosial. Ketua BAZNAS Kalsel, H. Irhamsyah Safari, juga menegaskan bahwa festival ini merupakan inovasi dakwah yang bertujuan untuk mendekatkan literasi zakat kepada masyarakat melalui pendekatan seni dan budaya.

 

Pada hari ketiga, festival akan semakin meriah dengan penampilan dari Ahfa Music Religi, yang membawakan musik bernuansa islami untuk menambah semarak acara. Festival ini juga akan diisi dengan talkshow bertema “Peran BAZNAS dalam Penanggulangan Kemiskinan” dan “Zakat Maal, Zakat Perusahaan, serta Perbedaan Amil dan Panitia Zakat”, yang menghadirkan perwakilan dari BAZNAS Kalsel dan MUI Kalsel. Melalui pendekatan kreatif ini, festival ini membuktikan bahwa literasi zakat dapat dikemas secara menarik, mempererat kebersamaan, dan mendekatkan masyarakat pada nilai-nilai Islam di bulan suci Ramadhan. mg_azw

Leave a Reply